6Rendahnya minat  baca di negeri ini memang memprihatinkan. Salah satu SMPN di ujung barat Sragen, yakni SMPN 2 Kalijambe mencoba membangkitkan minat membaca para siswa dengan membuat gebrakan program membaca koran massal. Bagaimana suasananya?

Hari masih pagi, halaman SMPN 2 Kalijambe yang dipenuhi pepohonan rindang itu sudah penuh oleh siswa. Tak kurang dari 350 siswa dari berbagai kelas, kemudian duduk berbaris dengan rapi.

Tak lama berselang, tangan mereka masing-masing sudah memegang Koran Harian Joglosemar edisi Jumat 9 September 2016 yang dibagikan oleh masing-masing ketua kelas. Di tengah keasyikan siswa, suara lantang dari Kepala SMPN 2 Kalijambe, Supriati pun memecah keheningan.

“Ilmu tidak akan datang sendiri tetapi harus dijemput. Semakin sering membaca akan semakin banyak pula ilmu didapat. Maka dari itu, rajin-rajinlah kalian membaca karena akan semakin memperkaya ilmu,” ujarnya.

Selanjutnya tanpa komando lagi, ratusan siswa itu terlihat khidmat membuka-buka halaman dan membaca berita-berita yang ada di Harian Joglosemar. Saking asyiknya, tak terasa hingga waktu selesai pukul 09.00 WIB, siswa dan guru masih tak beranjak dari lokasi.

Pemrakarsa kegiatan yang juga guru pembina ekskul Jurnalistik SMPN 2 Kalijambe, Johan Wahyudi mengatakan, kegiatan membaca koran secara bersama itu digagas untuk menyukseskan program Sragen sebagai Kabupaten Literasi yang sudah dicanangkan beberapa waktu lalu.

Guru Mapel Bahasa Indonesia itu memandang bahwa sudah saatnya minat membaca di kalangan siswa ditingkatkan. Salah satunya dengan memilihkan media yang tepat sehingga merangsang anak untuk tergerak membaca.

Karena setiap hari anak-anak sudah membaca buku, ia sengaja memilih koran sebagai media untuk kegiatan literasi. Ia berharap dinas pendidikan ke depan memiliki program literasi yang lebih jelas agar bisa ditindaklanjuti sekolah-sekolah.

“Kami memilih Koran Joglosemar bukan tanpa alasan. Joglosemar memiliki kekhasan yang sangat berbeda dibandingkan koran lainnya. Perbedaan ini dapat dilihat dari jenis-jenis berita dan informasi yang dimuat. Bahasanya pun sangat mudah dipahami sehingga anak-anak mudah pula menangkap isinya,” jelasnya.

Acara makin meriah karena diadakan pula kuis yang dipandu Kasek dan dua guru, yakni Bu Murni, dan Pak Johan. Semua siswa diberi kesempatan untuk menjawab pertanyaan yang diajukan pemandu. Pertanyaan itu bersumber dari berita dan informasi yang disajikan Joglosemar.

Disediakan 15 bingkisan bagi peserta yang bisa menjawab pertanyaan dengan benar. Salah satu siswi kelas IX, Adella Pratiwi, mengaku sangat terkesan dengan kegiatan membaca koran Joglosemar kemarin.

Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat. Selain mampu mengurangi kejenuhan belajar di kelas, membaca koran massal memberikan hiburan tersendiri.

“Saya usul agar kegiatan semacam ini bisa rutin diadakan minimal sebulan sekali” ujarnya (Wardoyo)

Sumber: http://joglosemar.co/2016/09/antusias-siswa-aksi-membaca-koran-massal-smpn-2-kalijambe.html

Advertisements